Mourinho Harusnya Malu, Formasi Ganas Solskjaer Ini Bikin MU Hajar Cardiff City 1-5


Halo guys, akhirnya para pendukung Manchester United bisa tertawa lebar di pekan ke 18 Premier League ini.

Dilansir dari premierleague.com (23/12/2018), akhirnya Ole Gunnar Solskjaer menandai debut manisnya sebagai pelatih pengganti setan merah dengan mengalahkan Cardiff City 1-5.

Gol Manchester United pada laga ini dicetak oleh Marcus Rashford (3), Ander Herrera (29), Anthony Martial (41), Jesse Lingard (penalti/57, 90).

Sementara itu sebiji gol Cardiff City dicetak oleh Victor Camarasa melalui titik penalty di menit ke 38.

Dalam pertandingan ini Paul Pogba kembali dimainkan setelah dirinya cuma diparkir Mourinho di dua laga sebelumnya.

Ada sesuatu yang berbeda dengan laga kali ini, jika kalian menonton pertandingannya terlihat para pemain MU bermain begitu lepas seolah tanpa beban.

Nampaknya kehadiran Solskjaer sebagai juru taktik anyar mampu mendongkrak mental bermain para pemain MU, yang dapat dikatakan begitu hancur pasca menderita kekalahan 3-1 dari Liverpool akhir pekan lalu.

Selain itu ada yang berbeda dengan formasi MU di laga ini, berikut mimin tampilkan gambarnya :
Pada pertandingan ini terlihat MU begitu percaya diri menggunakan formasi menyerang 4-3-3 ketimbang di masa Mourinho yang kerap menggunakan taktik parkir bus dan membuat siapapun yang melihatnya pusing kepala.

Para pemain MU terlihat begitu berani memainkan bola dari kaki ke kaki serta memainkan umpan satu dua yang nyaman dilihat mata.

Pasukan setan merah pun begitu mendominasi di laga ini, terbukti mereka unggul secara statistik
Pada laga ini juga Jesse Lingard sukses jadi man of the match lantaran mencetak dua gol serta satu assist untuk kemenangan telak 1-5, sebuah skor yang tak pernah diberikan Mourinho selama melatih MU.

Akhirnya di laga ini secara tak langsung Solskjaer membuktikan kepada Mourinho bagaimana cara yang benar menangani Manchester United.

MU bukanlah klub rendahan dengan taktik parkir bus, karena dalam sejarahnya mereka lebih dikenal dengan formasi menyerang di era Sir Alex Ferguson, seharusnya Mou malu dengan hal ini.

Meski demikian para pendukung MU lantas tak juga harus bangga berlebihan, sebab tim kesayangan mereka hanya menang telak melawan klub papan bawah dan itu adalah hal yang wajar.

Ujian sebenarnya adalah ketika MU menghadapi klub papan atas Liga Inggris serta menghadapi PSG di ajang Liga Champions nanti untuk menunjukkan kelasnya.